Pengiriman Barang

Kenapa Ongkir Barang Ringan Bisa Mahal? Kenali Berat Volume

Barang ringan tapi ongkir mahal? Pelajari cara menghitung berat volume (P×L×T dibagi 6000 atau 5000), contoh hitungnya, dan trik memilih kotak yang pas.

Intinya

Yang ditagih adalah yang lebih besar antara berat asli dan berat volume (P×L×T dalam cm dibagi angka pembagi).

Daftar isi
  1. Jawaban singkat: yang ditagih adalah yang lebih besar
  2. Berat aktual vs berat volume (volumetrik/dimensi)
  3. Rumus berat volume dan angka pembaginya
  4. Pembagi 6000: standar IATA untuk kargo udara
  5. Pembagi 5000: dipakai sebagian layanan ekspres
  6. Selalu cek pembagi di situs resmi kurir
  7. Cara menghitung berat volume: contoh langkah demi langkah
  8. Cara menekan berat volume tanpa mengorbankan keamanan barang
  9. Pilih kotak yang pas
  10. Ukur sisi terluar setelah dikemas
  11. Hindari kemasan menggembung
  12. Bandingkan layanan dan pembaginya
  13. Kesalahan umum saat menghitung ongkir
  14. Ringkasan

Ongkir dihitung dari berat aktual atau berat volume, mana yang lebih besar. Cara menghitung berat volume: kalikan panjang, lebar, dan tinggi paket dalam sentimeter, lalu bagi dengan angka pembagi, misalnya 6.000 atau 5.000. Jadi barang ringan di kotak besar bisa ditagih jauh di atas berat timbangannya.

Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik Ngerti Logistik tentang ongkir barang ringan.

Jawaban singkat: yang ditagih adalah yang lebih besar

Kurir tidak hanya menimbang paket. Mereka juga mengukur seberapa banyak ruang yang dipakai paket itu. Kotak besar makan tempat di truk atau pesawat, walaupun isinya ringan. Ruang itu tetap harus dibayar.

Karena itu ada dua angka yang dibandingkan:

  1. Berat aktual: angka di timbangan.
  2. Berat volume: berat yang dihitung dari ukuran kotak.

Angka yang lebih besar menjadi berat yang ditagih (chargeable weight). Prinsip ini tertulis di materi pelatihan kargo udara ASEAN yang mengacu pada aturan IATA: berat yang ditagih adalah berat kotor aktual atau berat volume, mana yang lebih tinggi.

Berat aktual vs berat volume (volumetrik/dimensi)

Anda mungkin menemukan tiga istilah berbeda: berat volume, berat volumetrik, dan berat dimensi (sering disingkat berat DIM). Ketiganya sama. Semuanya menggambarkan berat yang dihitung dari ruang yang dipakai paket, bukan dari timbangan.

Berat aktual Berat volume
Cara mendapatkan Ditimbang Dihitung dari P×L×T
Yang diukur Massa barang plus kemasan Ruang yang dipakai paket
Kapan dipakai untuk tagihan Saat lebih besar dari berat volume Saat lebih besar dari berat aktual
Contoh barang Baut, buku, cairan Bantal, sepatu dalam dus, lampu hias

Barang padat dan kecil biasanya ditagih berdasarkan berat aktual. Barang ringan tapi besar biasanya ditagih berdasarkan berat volume.

Rumus berat volume dan angka pembaginya

Rumusnya sederhana:

Berat volume (kg) = panjang × lebar × tinggi (cm) ÷ angka pembagi

Angka pembagi (sering disebut faktor dim) adalah angka yang mengubah ukuran ruang menjadi berat. Angka ini tidak sama untuk semua layanan.

Pembagi 6000: standar IATA untuk kargo udara

Materi pelatihan kargo udara ASEAN mengutip aturan IATA TACT bagian 3.9.4 tentang volume weight: setiap 6.000 sentimeter kubik dihitung sebagai 1 kg. Itulah asal angka 6.000 yang sering Anda dengar untuk kiriman udara.

Pembagi 5000: dipakai sebagian layanan ekspres

Sebagian layanan ekspres memakai pembagi 5.000. Contohnya, satu penyedia ekspres internasional menuliskan di situs resminya bahwa mereka memakai faktor dim 5.000 (P×L×T dibagi 5.000). Pembagi lebih kecil berarti berat volume lebih besar untuk kotak yang sama.

Selalu cek pembagi di situs resmi kurir

Setiap layanan bisa memakai pembagi dan aturan pembulatan sendiri, dan aturan itu bisa berubah. Jangan menebak. Cek halaman resmi layanan yang Anda pakai sebelum menghitung ongkir untuk pelanggan.

Cara menghitung berat volume: contoh langkah demi langkah

Supaya lebih jelas, berikut ilustrasi hitungan dengan angka buatan.

CONTOH Anda mengirim satu kotak berukuran 40 × 30 × 30 cm. Isinya hanya 1 kg.

Langkah Pembagi 6.000 Pembagi 5.000
1. Kalikan P×L×T 40 × 30 × 30 = 36.000 40 × 30 × 30 = 36.000
2. Bagi dengan pembagi 36.000 ÷ 6.000 = 6 kg 36.000 ÷ 5.000 = 7,2 kg
3. Bandingkan dengan berat aktual 6 kg vs 1 kg 7,2 kg vs 1 kg
4. Berat yang ditagih 6 kg 7,2 kg (sebelum pembulatan)

Dalam ilustrasi ini, Anda membayar ongkir 6 sampai 7,2 kg untuk barang yang beratnya 1 kg. Inilah yang sering disebut "bayar angin".

CONTOH Barang yang sama dipindah ke kotak 25 × 20 × 15 cm. Volumenya 7.500 cm³. Dengan pembagi 6.000, berat volumenya 1,25 kg.

Dengan kotak yang lebih pas, berat yang ditagih turun drastis. Barangnya sama, kotaknya yang berbeda.

Cara menekan berat volume tanpa mengorbankan keamanan barang

Tujuannya bukan kotak sekecil mungkin. Tujuannya kotak yang pas: barang aman, ruang kosong minimal.

Pilih kotak yang pas

Siapkan beberapa ukuran kotak standar sesuai barang yang paling sering Anda kirim. Kotak yang pas juga membuat barang tidak bergeser di jalan, sehingga risiko rusak ikut turun.

Ukur sisi terluar setelah dikemas

Kurir mengukur paket yang sudah jadi. Jadi ukur sisi terluar setelah semua bantalan, plastik, dan lakban terpasang.

Hindari kemasan menggembung

Bubble wrap berlapis-lapis atau busa tebal menambah ukuran tanpa banyak menambah berat. Untuk barang lunak seperti pakaian, kantong plastik kirim (poly mailer) biasanya lebih tipis daripada kotak.

Bandingkan layanan dan pembaginya

Untuk barang besar dan ringan, perbedaan pembagi antarlayanan bisa berarti selisih ongkir yang nyata. Bandingkan juga moda pengirimannya. Baca panduan memilih darat, laut, atau udara untuk melihat pertimbangan lainnya.

Kesalahan umum saat menghitung ongkir

  • Mengukur sisi dalam kotak. Yang dipakai adalah sisi luar paket.
  • Lupa tebal bubble wrap. Bantalan yang menempel di luar kotak ikut terukur.
  • Mengira semua kurir memakai pembagi sama. Ada yang 6.000, ada yang 5.000, ada yang punya aturan sendiri.
  • Mengabaikan aturan pembulatan. Materi kargo udara ASEAN yang mengacu IATA, misalnya, memuat aturan pembulatan berat ke atas. Layanan lain bisa punya aturan berbeda.
  • Hanya mengejar murah. Kotak terlalu sempit bisa membuat barang rusak. Pengiriman yang baik adalah pengiriman yang tepat, bukan cuma cepat atau murah.

Kalau paket Anda sudah dikirim tapi lama tidak bergerak, itu soal lain. Simak penjelasan tentang paket lama di status transit.

Ringkasan

  • Ongkir ditagih dari angka yang lebih besar: berat aktual atau berat volume.
  • Berat volume = P × L × T (cm) ÷ angka pembagi.
  • Acuan IATA untuk kargo udara memakai 6.000; sebagian layanan ekspres memakai 5.000.
  • Ukur sisi luar paket setelah dikemas, dan cek pembagi di situs resmi layanan.
  • Kotak yang pas menekan ongkir sekaligus menjaga barang tetap aman.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara menghitung berat volume paket?

Ukur panjang, lebar, dan tinggi sisi terluar paket dalam sentimeter, lalu kalikan ketiganya. Hasilnya dibagi angka pembagi yang dipakai layanan pengiriman, misalnya 6.000 untuk kargo udara menurut acuan IATA atau 5.000 di sebagian layanan ekspres. Angka akhirnya adalah berat volume dalam kilogram.

Kenapa pembagi berat volume ada yang 6000 dan 5000?

Pembagi adalah angka yang mengubah ukuran ruang menjadi berat, dan tiap jenis layanan menetapkannya sendiri. Acuan IATA untuk kargo udara memakai 6.000, sementara sebagian layanan ekspres memakai 5.000. Pembagi yang lebih kecil menghasilkan berat volume yang lebih besar, jadi selalu cek angka resmi di situs layanan yang Anda pakai.

Ongkir dihitung dari berat asli atau berat volume?

Ongkir dihitung dari yang lebih besar di antara keduanya. Berat ini sering disebut berat yang ditagih atau chargeable weight. Kalau paket kecil tapi berat, berat asli yang dipakai. Kalau paket besar tapi ringan, berat volume yang dipakai.

Apa bedanya berat volumetrik dan berat dimensi?

Tidak ada bedanya secara konsep. Berat volume, berat volumetrik, dan berat dimensi (berat DIM) adalah nama berbeda untuk hal yang sama: berat yang dihitung dari ruang yang dipakai paket. Perbedaan nama biasanya hanya soal kebiasaan istilah tiap layanan pengiriman.

Bagaimana agar paket tidak kena berat volume?

Pakai kotak yang ukurannya mendekati ukuran barang dan hindari bantalan yang menggembung. Ukur paket setelah selesai dikemas supaya Anda tahu angka yang akan dipakai kurir. Tujuannya bukan memaksa kotak sekecil mungkin, tetapi pas: barang tetap aman dan ruang kosong berkurang.

Sumber

  1. ASEAN Common Standard Curricula, Air Freight Chapter 5: Calculation of Air Freight (materi pelatih) Mengacu IATA TACT 3.9.4 Volume Weight: volume (cm3) dibagi 6.000 = 1 kg; chargeable weight adalah berat kotor aktual atau berat volume, mana yang lebih tinggi; ada aturan pembulatan ke atas.
  2. DHL Indonesia: Memahami biaya pengiriman, berat aktual vs berat volumetrik Istilah berat aktual, berat volumetrik/berat dimensi, faktor dim; contoh satu layanan ekspres memakai faktor dim 5000 (P×L×T/5000); yang ditagih adalah yang lebih tinggi; tips memilih kotak yang pas dan mengurangi bantalan tebal.
  3. FedEx Indonesia: Apa itu berat dimensional? Definisi: berat dimensi adalah jumlah ruang yang ditempati paket sehubungan dengan berat aktualnya; juga disebut berat DIM, berat volumetrik, atau berat kubus.
▶Lebih suka versi video 60 detik?Tonton di TikTok @ngertilogistik
Ditulis olehFajar

Praktisi logistik dengan sekitar sepuluh tahun pengalaman di industri teknologi, FMCG, dan manufaktur. Menulis Ngerti Logistik supaya urusan gudang dan pengiriman bisa dipahami siapa saja.

Mau belajar logistik lebih dalam?

Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.

Follow @ngertilogistik