Salah Kaprah Logistik

Salah Kaprah: Logistik Itu Kurir? Ini Ruang Lingkup Sebenarnya

Logistik itu kurir? Belum tentu. Kenali ruang lingkup logistik: transportasi, gudang, stok, kemasan, informasi, dan retur, plus beda logistik & ekspedisi.

Intinya

Kurir hanya mengurus transportasi. Ruang lingkup logistik juga mencakup gudang, stok, kemasan, informasi, dan retur.

Daftar isi
  1. Logistik itu kurir? Jawabannya: kurir hanya satu bagian
  2. Kenapa banyak orang menyamakan logistik dengan kurir
  3. Ruang lingkup logistik
  4. Transportasi
  5. Gudang
  6. Stok dan perencanaan pembelian ulang
  7. Kemasan
  8. Informasi dan pencatatan
  9. Retur
  10. Di balik satu paket: siapa saja yang bekerja?
  11. Logistik vs ekspedisi vs kurir
  12. Kalau satu bagian kacau, kurir tercepat pun tidak menolong
  13. Ringkasan

Logistik itu kurir? Belum tentu. Kurir hanya satu bagian, yaitu transportasi atau pengantaran. Ruang lingkup logistik jauh lebih luas: gudang, pengelolaan stok, kemasan, pencatatan informasi, sampai retur. Kurir adalah ujung yang paling terlihat, sementara pekerjaan lainnya ada di belakang layar.

Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik "Logistik = kurir?" di Ngerti Logistik. Tujuannya meluruskan salah kaprah, bukan mengecilkan profesi kurir. Tanpa kurir, paket memang tidak sampai. Tetapi tanpa bagian lain, paket bahkan tidak pernah siap dikirim.

Logistik itu kurir? Jawabannya: kurir hanya satu bagian

Coba ingat paket terakhir yang Anda terima. Sebelum kurir mengetuk pintu, barang itu sudah disimpan di gudang, dihitung stoknya, diambil dari rak, dikemas, diberi label, dan dicatat pergerakannya. Setelah diterima pun, ceritanya belum tentu selesai. Kalau barangnya salah atau rusak, ada proses retur.

Semua itu masuk dalam logistik. Kurir mengurus satu potongan penting di dalamnya.

Kenapa banyak orang menyamakan logistik dengan kurir

Ada beberapa alasan yang masuk akal.

  • Kurir yang paling terlihat. Pembeli jarang melihat isi gudang, tetapi hampir selalu bertemu kurir.
  • Bahasa sehari-hari. Kata "ekspedisi" dan "jasa logistik" sering dipakai bergantian untuk perusahaan pengiriman. KBBI sendiri mengartikan ekspedisi antara lain sebagai "pengiriman surat, barang, dan sebagainya" dan "perusahaan pengangkutan barang". Fokusnya memang pada pengangkutan.
  • Belanja online. Pengalaman logistik kebanyakan orang adalah melacak resi. Yang terlihat di layar hanya status pengiriman, bukan proses sebelumnya.

Padahal arti pertama logistik di KBBI saja sudah luas: "pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan". Distribusi hanya satu kata di antara beberapa kegiatan.

Ruang lingkup logistik

Glosarium CSCMP, asosiasi profesional supply chain, menyebut logistik mengendalikan aliran maju dan balik serta penyimpanan barang dan informasinya. Cakupannya meliputi transportasi, pengelolaan armada, pergudangan, penanganan material, pemenuhan pesanan, pengelolaan persediaan, serta perencanaan pasokan dan permintaan. Untuk pemula, saya ringkas menjadi enam bagian.

Transportasi

Memindahkan barang antartitik: dari pemasok ke gudang, dari gudang ke toko, atau dari gudang ke rumah pembeli. Di sinilah kurir, sopir truk, dan perencana rute bekerja.

Gudang

Tempat barang diterima, disimpan, diambil, dikemas, dan disiapkan untuk dikirim. Rangkaian kegiatan di dalam gudang ini punya urutan dan aturan pencatatannya sendiri.

Stok dan perencanaan pembelian ulang

Menghitung berapa barang yang ada dan memutuskan kapan harus membeli lagi. Tujuannya agar barang tidak habis, tetapi juga tidak menumpuk terlalu lama di gudang.

Bagian ini jarang terlihat, tetapi dampaknya besar. Stok yang terlalu sedikit membuat pesanan ditolak. Stok yang terlalu banyak mengikat uang dan memakan tempat di rak. Orang yang mengurus stok setiap hari mencocokkan catatan sistem dengan isi rak, memantau barang yang cepat dan lambat terjual, lalu memberi sinyal kapan pembelian ulang perlu dilakukan. Semua keputusan itu terjadi jauh sebelum kurir datang menjemput paket.

Kemasan

Memilih kemasan dan cara mengemas supaya barang aman di perjalanan. Kemasan yang tepat mengurangi barang rusak dan retur.

Informasi dan pencatatan

Mencatat setiap pergerakan barang: masuk, pindah lokasi, keluar, dan diterima. Tanpa catatan yang benar, stok di sistem tidak bisa dipercaya.

Retur

Definisi CSCMP menyebut aliran balik. Contohnya barang yang dikembalikan karena salah kirim atau rusak. Barang retur harus diterima, dicek, lalu diputuskan: dijual lagi, diperbaiki, atau dimusnahkan.

Perlu dicatat, batas antara logistik dan bagian lain seperti pengadaan sering beririsan. Penjelasannya ada di artikel logistik vs supply chain.

Di balik satu paket: siapa saja yang bekerja?

Berikut gambaran urutan peran di balik satu paket. Nama jabatan dan pembagian tugas berbeda di setiap tempat.

  1. Perencana stok memutuskan kapan barang perlu dibeli lagi.
  2. Petugas penerimaan mengecek barang yang datang dari pemasok.
  3. Petugas penyimpanan menaruh barang di rak dan mencatat lokasinya.
  4. Admin stok memastikan catatan sistem sama dengan isi rak.
  5. Picker mengambil barang sesuai pesanan.
  6. Packer mengemas dan menempel label.
  7. Admin pengiriman menyiapkan dokumen dan menyerahkan paket.
  8. Kurir atau sopir mengantar sampai tujuan.
  9. Petugas retur menangani barang yang kembali.

Kurir ada di urutan kedelapan dari sembilan. Rincian tugas tiap peran dibahas di artikel peran-peran di gudang.

Logistik vs ekspedisi vs kurir

Aspek Logistik Ekspedisi Kurir
Cakupan Aliran dan penyimpanan barang serta informasinya, termasuk retur Pengangkutan dan pengiriman barang Pengantaran barang ke penerima
Contoh kegiatan Menyimpan, menghitung stok, mengemas, mencatat, mengangkut, mengurus retur Menjemput, menyortir, dan mengangkut kiriman antarkota Mengantar paket, meminta tanda terima
Contoh pekerjaan Staf gudang, admin stok, perencana transportasi, staf retur Staf operasional pengiriman, sopir truk Kurir motor, kurir mobil

Singkatnya, kurir bagian dari ekspedisi, dan ekspedisi bagian dari logistik. Tabel ini gambaran umum, dan di lapangan satu perusahaan bisa menjalankan beberapa peran sekaligus.

Kalau satu bagian kacau, kurir tercepat pun tidak menolong

Kecepatan pengiriman hanya berguna kalau bagian sebelumnya benar.

CONTOH Sebuah toko online mencatat stok kaus ukuran L sebanyak 5 potong. Kenyataannya di rak tinggal 0, karena penjualan lewat kanal lain tidak dicatat. Pembeli memesan, toko menerima pesanan, dan kurir sudah dijadwalkan menjemput. Saat petugas mencari barang, raknya kosong. Pesanan dibatalkan, pembeli kecewa, dan kurir pulang tanpa paket.

Ilustrasi di atas fiktif. Masalahnya bukan di kurir, melainkan di pencatatan stok. Contoh lain: kemasan asal-asalan membuat barang pecah di jalan, atau label salah tempel membuat paket benar terkirim ke alamat yang salah.

Ringkasan

  • Kurir adalah bagian logistik, tepatnya di transportasi dan pengantaran.
  • Ruang lingkup logistik mencakup transportasi, gudang, stok, kemasan, informasi, dan retur.
  • Ekspedisi berfokus pada pengangkutan; logistik lebih luas dari itu.
  • Satu bagian yang kacau, misalnya stok salah catat, tidak bisa ditolong oleh kurir secepat apa pun.
  • Untuk definisi dasarnya, baca apa itu logistik.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah logistik sama dengan ekspedisi?

Tidak sama. KBBI mengartikan ekspedisi antara lain sebagai pengiriman surat atau barang dan perusahaan pengangkutan barang, jadi fokusnya pada pengangkutan. Logistik lebih luas: selain transportasi, ia mencakup gudang, pengelolaan stok, kemasan, pencatatan informasi, dan retur. Ekspedisi adalah salah satu pelaku di dalam logistik.

Apakah kurir termasuk logistik?

Ya, kurir termasuk logistik, tepatnya di bagian transportasi dan pengantaran. Kurir adalah ujung yang paling terlihat oleh pembeli. Namun logistik tidak berhenti di kurir, karena sebelum paket sampai ke tangan kurir ada penyimpanan, penghitungan stok, pengemasan, dan pencatatan.

Apa saja kegiatan logistik selain pengiriman?

Selain pengiriman, logistik mencakup pergudangan, pengelolaan persediaan, perencanaan kapan harus membeli lagi, penanganan dan pengemasan barang, pemenuhan pesanan, pencatatan setiap pergerakan barang, dan alur balik seperti retur. Glosarium CSCMP juga menyebut pengelolaan armada, desain jaringan, dan perencanaan pasokan dan permintaan.

Kerja di bidang logistik itu ngapain saja?

Pekerjaannya beragam. Ada yang menerima dan menyimpan barang di gudang, menghitung dan mencocokkan stok, mengambil serta mengemas pesanan, mengatur jadwal dan rute kendaraan, mengurus dokumen, menangani retur, sampai merencanakan pembelian ulang. Kurir dan sopir hanya sebagian dari peran-peran itu.

Sumber

  1. CSCMP, Supply Chain Management Definitions and Glossary Logistics management mengendalikan aliran maju dan balik serta penyimpanan barang, jasa, dan informasi terkait. Cakupannya: transportasi, pengelolaan armada, pergudangan, penanganan material, pemenuhan pesanan, desain jaringan logistik, pengelolaan persediaan, perencanaan pasokan/permintaan, pengelolaan penyedia jasa pihak ketiga; dapat juga mencakup pengadaan, perencanaan produksi, kemasan, dan layanan pelanggan.
  2. KBBI VI Daring, entri 'logistik' (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) Arti 1: 'pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan'.
  3. KBBI VI Daring, entri 'ekspedisi' Arti 1: 'pengiriman surat, barang, dan sebagainya'; arti 2: 'perusahaan pengangkutan barang'.
  4. KBBI VI Daring, entri 'kurir' 'utusan yang menyampaikan sesuatu yang penting dengan cepat'.
▶Lebih suka versi video 60 detik?Tonton di TikTok @ngertilogistik
Ditulis olehFajar

Praktisi logistik dengan sekitar sepuluh tahun pengalaman di industri teknologi, FMCG, dan manufaktur. Menulis Ngerti Logistik supaya urusan gudang dan pengiriman bisa dipahami siapa saja.

Mau belajar logistik lebih dalam?

Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.

Follow @ngertilogistik