Karier Logistik

Satu Gudang, Banyak Peran: Mengenal Tugas Staf Gudang

Kenali tugas staf gudang: checker, operator forklift, picker, packer, admin, dan supervisor. Lihat skill dasar dan cara peran ini saling bergantung.

Intinya

Checker, operator forklift (wajib Lisensi K3/SIO), picker, packer, admin, dan supervisor saling bergantung: satu catatan salah, pekerjaan yang lain ikut kacau.

Daftar isi
  1. Siapa saja yang bekerja di gudang?
  2. Peta peran mengikuti alur barang
  3. Tugas staf gudang per peran
  4. Checker penerimaan
  5. Operator forklift (wajib Lisensi K3/SIO)
  6. Picker
  7. Packer
  8. Admin gudang
  9. Supervisor gudang
  10. Bagaimana peran-peran ini saling bergantung
  11. Skill dasar yang dicari di tiap peran
  12. Tips untuk staf gudang baru
  13. Kesalahan umum staf baru
  14. Ringkasan

Tugas staf gudang terbagi mengikuti alur barang. Checker memeriksa barang datang, operator forklift memindahkan palet, picker mengambil barang sesuai pesanan, packer mengemas, admin gudang mencatat semua pergerakan di sistem, dan supervisor mengatur orang serta target harian dengan aman.

Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik Ngerti Logistik tentang peran-peran di gudang.

Siapa saja yang bekerja di gudang?

Berikut enam peran yang paling sering Anda temui:

  1. Checker penerimaan: memeriksa jumlah, kondisi, dan dokumen barang datang.
  2. Operator forklift: memindahkan dan menyusun palet berat.
  3. Picker: mengambil barang dari rak sesuai pesanan.
  4. Packer: mengemas barang dan memasang label pengiriman.
  5. Admin gudang: mencatat pergerakan barang di sistem.
  6. Supervisor gudang: mengatur orang, jadwal, target, dan keselamatan.

Nama jabatan berbeda-beda antarperusahaan. Di gudang kecil, satu orang bisa merangkap dua atau tiga peran. Di gudang besar, satu peran bisa dipecah lagi menjadi beberapa posisi.

Peta peran mengikuti alur barang

Cara paling mudah memahami struktur gudang adalah menempelkan setiap peran ke langkah alur proses gudang:

Penerimaan (checker, operator forklift) → Simpan (operator forklift, admin) → Ambil (picker) → Kemas (packer) → Kirim (checker keluar, admin)

Supervisor mengawasi seluruh alur. Admin hadir di hampir setiap langkah karena setiap pergerakan barang harus tercatat. Urutan ini sejalan dengan daftar aktivitas gudang dalam materi Supply Chain Indonesia (Setijadi, 2015): dari unloading dan pemeriksaan barang, penyimpanan, order picking, sampai loading dan delivery.

Tugas staf gudang per peran

Checker penerimaan

Checker adalah orang pertama yang menyentuh barang datang. Tugasnya mencocokkan surat jalan dengan pesanan, menghitung jumlah fisik, memeriksa kondisi kemasan, dan mencatat batch atau tanggal kedaluwarsa bila ada. Rinciannya ada di artikel tugas checker saat penerimaan. Di beberapa gudang, checker juga memeriksa barang keluar sebelum dimuat.

Operator forklift (wajib Lisensi K3/SIO)

Operator forklift memindahkan palet dari dok ke rak, menyusun barang di rak tinggi, dan memuat palet ke truk. Di Indonesia, operator forklift wajib punya Lisensi K3. Di lapangan, lisensi ini sering disebut SIO.

Dasar hukumnya: Permenakertrans 9/2010 Pasal 3 melarang pengusaha mempekerjakan operator pesawat angkat dan angkut tanpa Lisensi K3 dan buku kerja, dan Pasal 11 memasukkan operator forklift ke dalamnya. Permenaker 8/2020 kemudian memperbarui aturan K3 pesawat angkat dan angkut. Di peraturan ini, Lisensi K3 didefinisikan sebagai kartu tanda kewenangan untuk bertugas sebagai teknisi, operator, atau juru ikat, dan forklift disebut sebagai salah satu pesawat angkut. Lampirannya membagi operator forklift menjadi Kelas II (sampai 15 ton) dan Kelas I (di atas 15 ton). Untuk syarat dan proses terbaru, tanyakan ke dinas ketenagakerjaan setempat.

Picker

Picker mengambil barang dari lokasi rak sesuai daftar pesanan. Kuncinya ada tiga: barang yang benar, jumlah yang benar, dan batch yang benar bila gudang memakai FEFO. Picker yang baik mengikuti lokasi yang ditunjuk sistem, bukan mengambil yang paling mudah dijangkau.

Packer

Packer memeriksa ulang barang hasil picking, mengemas supaya aman di perjalanan, lalu memasang label pengiriman. Packer sering menjadi penjaga terakhir sebelum kesalahan sampai ke pelanggan.

Admin gudang

Admin gudang mencatat semua pergerakan barang: penerimaan, pemindahan lokasi, pengeluaran, dan retur. Tugas utamanya menjaga stok sistem sama dengan stok fisik. Admin juga menyiapkan dokumen dan laporan harian.

Supervisor gudang

Supervisor mengatur pembagian kerja, jadwal shift, dan prioritas pesanan. Ia memantau target harian, menyelesaikan masalah di lantai gudang, dan memastikan semua orang bekerja dengan aman.

Bagaimana peran-peran ini saling bergantung

Kesalahan kecil di satu peran jarang berhenti di situ. Ia merambat ke peran berikutnya.

CONTOH Checker menghitung 48 karton sebagai 50 karton. Admin memasukkan 50 karton ke sistem. Seminggu kemudian, picker mendapat pesanan 50 karton, tapi di rak hanya ada 48. Pesanan tertunda, supervisor harus menelusuri, dan pelanggan menunggu.

Ilustrasi di atas menunjukkan kenapa setiap peran harus teliti. Satu catatan salah, pekerjaan yang lain ikut kacau.

Skill dasar yang dicari di tiap peran

Peran Skill teknis Skill non-teknis
Checker Membaca dokumen, menghitung, mengenali kerusakan Teliti, berani mencatat selisih
Operator forklift Mengoperasikan forklift, memiliki Lisensi K3 Disiplin keselamatan, konsentrasi
Picker Membaca lokasi dan label, memakai pemindai bila ada Teliti, cepat tapi tidak terburu-buru
Packer Teknik mengemas, memilih kemasan Rapi, cermat memeriksa ulang
Admin gudang Input data, spreadsheet, sistem gudang Teliti, tertib dokumen
Supervisor Membaca laporan, menyusun jadwal Memimpin, komunikasi, menyelesaikan masalah

Kebutuhan skill ini adalah gambaran umum. Setiap perusahaan bisa punya syarat tambahan.

Tips untuk staf gudang baru

  • Pelajari dulu alur barang dari masuk sampai keluar, bukan hanya tugas Anda sendiri.
  • Kuasai istilah gudang untuk staf baru supaya cepat nyambung dengan tim.
  • Tanyakan prosedur tertulis (SOP) dan ikuti, terutama soal keselamatan.
  • Kalau ragu, tanya sebelum bertindak. Salah ambil lebih mahal daripada bertanya.

Kesalahan umum staf baru

  • Mengambil barang dari lokasi yang "kelihatannya sama" tanpa cek kode. Banyak barang punya kemasan mirip tapi ukuran atau varian berbeda. Selalu cocokkan kode barang, bukan hanya gambar di kardus.
  • Menunda pencatatan karena merasa sibuk. Catatan yang tertunda sering terlupa, lalu stok di sistem tidak lagi sama dengan stok di rak.
  • Berdiri atau berjalan di jalur forklift. Operator forklift punya titik buta, apalagi saat membawa palet tinggi. Gunakan jalur pejalan kaki yang ditandai.
  • Diam saat menemukan selisih karena takut disalahkan. Selisih yang dilaporkan cepat lebih mudah ditelusuri. Selisih yang disembunyikan biasanya membesar dan merepotkan semua orang.

Ringkasan

  • Staf gudang terdiri dari beberapa peran yang mengikuti alur barang: terima, simpan, ambil, kemas, kirim.
  • Enam peran umum: checker, operator forklift, picker, packer, admin, dan supervisor.
  • Operator forklift wajib punya Lisensi K3, yang di lapangan sering disebut SIO.
  • Semua peran saling bergantung; satu catatan salah bisa merambat ke peran lain.
  • Nama jabatan dan pembagian tugas bisa berbeda di tiap gudang.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa saja tugas staf gudang?

Tugas staf gudang mengikuti alur barang: menerima dan memeriksa barang datang, memindahkan dan menyimpan barang, mengambil barang sesuai pesanan, mengemas dan memberi label, serta mencatat semua pergerakan di sistem. Di gudang menengah ke atas, tugas ini dibagi ke peran checker, operator forklift, picker, packer, admin, dan supervisor. Nama jabatannya bisa berbeda di tiap perusahaan.

Apa bedanya checker dan admin gudang?

Checker bekerja di lantai gudang dan memeriksa barang secara fisik: jumlah, kondisi, dan kecocokan dengan dokumen. Admin gudang mencatat hasil pemeriksaan dan semua pergerakan barang ke sistem, lalu menjaga stok di sistem sama dengan stok fisik. Checker memastikan faktanya benar, admin memastikan catatannya benar.

Apakah operator forklift wajib punya SIO?

Ya. Istilah resminya Lisensi K3, sedangkan SIO adalah sebutan yang umum di lapangan. Permenakertrans 9/2010 melarang pengusaha mempekerjakan operator pesawat angkat dan angkut tanpa Lisensi K3 dan buku kerja, dan forklift termasuk di dalamnya. Aturan ini kemudian diperbarui lewat Permenaker 8/2020, jadi cek ketentuan terbarunya ke instansi ketenagakerjaan.

Skill apa yang dibutuhkan untuk kerja di gudang?

Skill dasar yang berguna di hampir semua peran adalah teliti menghitung, membaca dokumen dan label, disiplin mengikuti prosedur, dan sadar keselamatan kerja. Peran tertentu butuh skill tambahan, misalnya input data dan spreadsheet untuk admin atau Lisensi K3 untuk operator forklift. Kemampuan berkomunikasi dengan tim juga penting karena semua peran saling bergantung.

Sumber

  1. Permenakertrans No. PER.09/MEN/VII/2010 tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut (salinan Better Work) Pasal 3: pengusaha dilarang mempekerjakan operator/petugas pesawat angkat dan angkut yang tidak memiliki Lisensi K3 dan buku kerja; Pasal 5 ayat (1): pesawat angkat dan angkut harus dioperasikan operator yang mempunyai Lisensi K3; Pasal 11: operator forklift dan/atau lift truk termasuk operator pesawat angkutan; Pasal 12 dan 30: kelas I (lebih dari 15 ton) dan kelas II (maksimum 15 ton).
  2. Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (Berita Negara 2020 No. 609) Menimbang huruf b: Per-09/MEN/VII/2010 sudah tidak sesuai dan perlu diganti; Pasal 1 angka 16 definisi Operator; Pasal 1 angka 18: Lisensi K3 adalah kartu tanda kewenangan untuk melaksanakan tugas sebagai Teknisi, Operator, atau Juru Ikat; Pasal 67 huruf a: forklift termasuk alat berat pesawat angkut.
  3. Lampiran Permenaker No. 8 Tahun 2020 (JDIH BPK) Lampiran 1 butir II.2: operator forklift/lift truck Kelas II sampai dengan 15 ton, Kelas I di atas 15 ton; Lampiran 3: kewajiban operator mengisi buku kerja dan membuat laporan harian.
  4. Setijadi, Fungsi dan Aktivitas Pergudangan (Supply Chain Indonesia, 2015) Aktivitas gudang: unloading, pemeriksaan barang diterima, penyimpanan, order picking, packing, loading, delivery; definisi receiving, put away, picking, dan pengemasan.
▶Lebih suka versi video 60 detik?Tonton di TikTok @ngertilogistik
Ditulis olehFajar

Praktisi logistik dengan sekitar sepuluh tahun pengalaman di industri teknologi, FMCG, dan manufaktur. Menulis Ngerti Logistik supaya urusan gudang dan pengiriman bisa dipahami siapa saja.

Mau belajar logistik lebih dalam?

Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.

Follow @ngertilogistik