Kamus Logistik

FIFO vs FEFO: Barang Mana yang Harus Keluar Duluan?

FIFO dan FEFO menentukan barang mana yang keluar duluan dari gudang. Pelajari bedanya, contoh batch, dan kapan FEFO wajib dipakai untuk obat dan makanan.

Intinya

FIFO = yang pertama masuk keluar dulu; FEFO = yang paling cepat kedaluwarsa keluar dulu.

Daftar isi
  1. Perbedaan FIFO dan FEFO dalam satu kalimat
  2. FIFO (first in, first out)
  3. Cara kerja
  4. Cocok untuk barang apa
  5. FEFO (first expired, first out)
  6. Cara kerja
  7. Cocok untuk barang apa
  8. Contoh: batch A dan batch B
  9. FIFO di gudang vs FIFO di akuntansi: jangan tertukar
  10. Syarat agar FEFO benar-benar jalan
  11. Tanggal kedaluwarsa dicatat sejak penerimaan
  12. Label dan lokasi per batch
  13. Picking mengikuti sistem, bukan yang paling depan
  14. Kapan FEFO wajib: obat dan produk kesehatan
  15. Cara memilih: FIFO atau FEFO?
  16. Kesalahan umum
  17. Ringkasan

FIFO dan FEFO adalah dua aturan urutan barang keluar dari gudang. FIFO (first in, first out) berarti barang yang pertama masuk keluar lebih dulu. FEFO (first expired, first out) berarti barang yang paling cepat kedaluwarsa keluar lebih dulu, walaupun datangnya belakangan.

Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik Ngerti Logistik tentang FIFO vs FEFO.

Perbedaan FIFO dan FEFO dalam satu kalimat

FIFO melihat tanggal masuk, FEFO melihat tanggal kedaluwarsa. Untuk banyak barang, hasil keduanya sama, karena barang yang datang duluan biasanya juga kedaluwarsa duluan. Perbedaannya muncul saat barang yang datang belakangan justru punya tanggal kedaluwarsa lebih dekat.

FIFO (first in, first out)

Cara kerja

Setiap barang yang masuk dicatat tanggal terimanya. Saat ada pesanan, yang diambil adalah stok dengan tanggal terima paling lama. Di rak, stok lama ditaruh di posisi yang mudah dijangkau, sedangkan stok baru ditaruh di belakang atau di lokasi berikutnya.

Cocok untuk barang apa

FIFO cocok untuk barang tanpa tanggal kedaluwarsa, misalnya suku cadang, alat tulis, atau kemasan kosong. Tujuannya supaya stok lama tidak tertinggal di belakang sampai rusak, berdebu, atau modelnya usang.

FEFO (first expired, first out)

Cara kerja

Pedoman WHO tentang penyimpanan dan distribusi produk kesehatan (TRS 1025 Annex 7) mendefinisikan FEFO sebagai prosedur distribusi yang memastikan stok dengan tanggal kedaluwarsa paling awal didistribusikan atau dipakai lebih dulu, sebelum stok yang sama dengan tanggal kedaluwarsa lebih lambat. Artinya, sistem atau picker harus melihat tanggal kedaluwarsa tiap batch, bukan tanggal datangnya.

Cocok untuk barang apa

FEFO cocok untuk barang yang punya masa pakai: makanan, minuman, obat, produk kesehatan, kosmetik, dan bahan kimia tertentu. Untuk barang seperti ini, salah urutan bisa membuat barang kedaluwarsa di rak padahal masih tercatat sebagai stok.

Contoh: batch A dan batch B

Berikut ilustrasi dengan tanggal buatan.

CONTOH Gudang menerima dua batch produk minuman yang sama.

Batch Tanggal terima Tanggal kedaluwarsa Keluar dulu menurut FIFO Keluar dulu menurut FEFO
A 1 Maret 30 November Ya Tidak
B 10 Maret 31 Agustus Tidak Ya

Batch B datang belakangan, tapi kedaluwarsanya lebih dekat. Dengan FIFO, batch A keluar duluan dan batch B berisiko kedaluwarsa di gudang. Dengan FEFO, batch B keluar duluan. Inilah alasan barang yang masuk duluan belum tentu harus keluar duluan.

FIFO di gudang vs FIFO di akuntansi: jangan tertukar

Kalau Anda mencari "FIFO adalah", hasilnya sering bercampur dengan akuntansi. Di akuntansi, FIFO adalah metode menghitung nilai persediaan dan harga pokok penjualan di laporan keuangan. Di gudang, FIFO adalah urutan fisik barang diambil dari rak. Keduanya tidak harus sama. Bagian keuangan bisa memakai satu metode penilaian, sementara gudang menjalankan FEFO karena barangnya punya tanggal kedaluwarsa. Saat berdiskusi dengan bagian keuangan, pastikan Anda membicarakan hal yang sama.

Syarat agar FEFO benar-benar jalan

FEFO terdengar sederhana, tapi gagal kalau datanya tidak ada. Ada tiga syarat dasar.

Tanggal kedaluwarsa dicatat sejak penerimaan

Tanpa tanggal kedaluwarsa di sistem, FEFO hanya tebak-tebakan. Pedoman CDOB BPOM (Peraturan BPOM 9/2019, butir 4.15) mewajibkan nomor bets dan tanggal kedaluwarsa obat dicatat saat penerimaan. Langkah ini dibahas di artikel mencatat batch saat penerimaan.

Label dan lokasi per batch

Setiap batch sebaiknya punya label yang jelas dan lokasi yang tercatat. Hindari mencampur dua batch di satu lokasi, karena picker tidak bisa memilih batch yang benar. Proses penempatannya dibahas di putaway per batch.

Picking mengikuti sistem, bukan yang paling depan

Kebiasaan paling umum di lapangan adalah mengambil barang yang paling mudah dijangkau. Kalau barang baru ditaruh di depan, FEFO langsung gagal. Picker perlu mengikuti lokasi dan batch yang ditunjuk sistem atau daftar ambil.

Kapan FEFO wajib: obat dan produk kesehatan

Untuk distribusi obat di Indonesia, pedoman CDOB BPOM (Peraturan BPOM 9/2019) menyebut di butir 4.24 bahwa rotasi stok harus sesuai tanggal kedaluwarsa dan mengikuti kaidah First Expired First Out (FEFO). Butir 4.36 menambahkan bahwa pengambilan obat harus berdasarkan FEFO, dengan masa simpan yang cukup, dan nomor bets dicatat. Menurut siaran pers BPOM, peraturan ini sudah digantikan Peraturan BPOM 20/2025 tentang Standar CDOB, jadi pelaku distribusi obat perlu merujuk naskah terbaru.

Pedoman WHO TRS 1025 Annex 7 juga meminta, di butir 13.4, semua stok dicek berkala untuk menemukan barang yang mendekati tanggal kedaluwarsa. Untuk barang umum seperti makanan ringan atau kosmetik, ketentuan ini bukan aturan langsung, tapi prinsipnya tetap berguna.

Cara memilih: FIFO atau FEFO?

Kalau Anda bingung metode mana yang dipakai di gudang Anda, jawab tiga pertanyaan ini:

  1. Apakah barangnya punya tanggal kedaluwarsa? Kalau ya, mulailah dari FEFO.
  2. Apakah ada aturan atau standar yang berlaku untuk barang itu? Untuk distribusi obat, pedoman CDOB BPOM sudah menyebut FEFO.
  3. Apakah datanya tersedia? FEFO hanya bisa jalan kalau tanggal kedaluwarsa tercatat per batch. Kalau belum, perbaiki pencatatan dulu.

Untuk barang tanpa tanggal kedaluwarsa, FIFO biasanya cukup dan lebih mudah dijalankan. Yang penting, metode yang dipilih tertulis di prosedur gudang dan dipahami semua orang, dari checker sampai picker.

Kesalahan umum

  • Barang baru ditaruh di depan. Stok lama terdorong ke belakang dan terlupa.
  • Tanggal kedaluwarsa tidak tercatat. Sistem tidak bisa menunjuk batch yang benar.
  • Mencampur batch di satu lokasi. Picker mengambil acak, dan catatan batch jadi tidak cocok dengan fisik. Ini salah satu sumber selisih stok.
  • Menganggap semua barang harus FIFO. Untuk barang berkedaluwarsa, FIFO murni justru bisa merugikan.

Ringkasan

  • FIFO: yang pertama masuk keluar dulu. FEFO: yang paling cepat kedaluwarsa keluar dulu.
  • FIFO cocok untuk barang tanpa kedaluwarsa; FEFO untuk makanan, obat, dan produk kesehatan.
  • FEFO butuh tanggal kedaluwarsa yang dicatat sejak penerimaan, label per batch, dan picking sesuai sistem.
  • FIFO di gudang adalah urutan fisik, berbeda dengan FIFO di akuntansi.
  • Pelajari istilah gudang lain supaya makin lancar berkomunikasi di gudang.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa perbedaan FIFO dan FEFO?

FIFO (first in, first out) mengeluarkan barang berdasarkan urutan masuk: yang datang lebih dulu keluar lebih dulu. FEFO (first expired, first out) mengeluarkan barang berdasarkan tanggal kedaluwarsa: yang paling cepat kedaluwarsa keluar lebih dulu, walaupun datangnya belakangan. Untuk barang tanpa tanggal kedaluwarsa, FIFO biasanya cukup.

Kapan harus memakai FEFO?

FEFO dipakai untuk barang yang punya tanggal kedaluwarsa, seperti obat, produk kesehatan, makanan, dan minuman. Untuk distribusi obat di Indonesia, pedoman CDOB BPOM (Peraturan BPOM 9/2019) menyebut rotasi stok mengikuti kaidah FEFO. Peraturan itu kini digantikan Peraturan BPOM 20/2025, jadi rujuk naskah terbarunya untuk ketentuan resmi.

Apakah FIFO di gudang sama dengan FIFO di akuntansi?

Tidak sama. FIFO di gudang adalah urutan fisik barang keluar dari rak. FIFO di akuntansi adalah cara menghitung nilai persediaan dan harga pokok di laporan keuangan. Keduanya bisa memakai nama yang sama tanpa harus saling mengikuti.

Apa itu LIFO di gudang?

LIFO (last in, first out) berarti barang yang terakhir masuk keluar lebih dulu. Untuk barang yang bisa kedaluwarsa atau usang, pola ini berisiko karena stok lama bisa tertinggal terlalu lama di gudang.

Sumber

  1. WHO TRS 1025 Annex 7: Good storage and distribution practices for medical products (2020) Halaman resmi WHO (terbit 17 Juni 2020). Isi PDF dibaca dari salinan gmp-compliance.org: glosarium FEFO, prosedur distribusi yang memastikan stok dengan tanggal kedaluwarsa paling awal didistribusikan/dipakai sebelum stok identik dengan tanggal kedaluwarsa lebih lambat; 13.4 semua stok dicek berkala untuk menemukan barang yang mendekati tanggal kedaluwarsa.
  2. Salinan PDF WHO TRS 1025 Annex 7 (gmp-compliance.org) Teks lengkap yang dikutip untuk glosarium FEFO dan butir 13.4.
  3. Peraturan BPOM Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik (JDIH BPK) 4.15 nomor bets dan tanggal kedaluwarsa dicatat saat penerimaan; 4.24 rotasi stok sesuai tanggal kedaluwarsa mengikuti kaidah First Expired First Out (FEFO); 4.36 pengambilan sesuai dokumen, masa simpan cukup, berdasarkan FEFO, nomor bets dicatat.
  4. BPOM: BPOM Tetapkan Peraturan Terbaru tentang Standar Cara Distribusi Obat yang Baik (siaran pers, 8 Agustus 2025) Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar CDOB menggantikan Peraturan BPOM 9/2019 dan perubahannya (6/2020).
▶Lebih suka versi video 60 detik?Tonton di TikTok @ngertilogistik
Ditulis olehFajar

Praktisi logistik dengan sekitar sepuluh tahun pengalaman di industri teknologi, FMCG, dan manufaktur. Menulis Ngerti Logistik supaya urusan gudang dan pengiriman bisa dipahami siapa saja.

Mau belajar logistik lebih dalam?

Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.

Follow @ngertilogistik