
10 Istilah Gudang yang Wajib Dipahami Staf Baru
Baru kerja di gudang? Pahami 10 istilah gudang paling sering dipakai: SKU, PO, GR, putaway, picking, packing, DO, cycle count, FIFO, dan FEFO.
Apa itu logistik? Pahami pengertian logistik lewat perjalanan sekotak masker dari pabrik ke toko, plus kegiatan utamanya. Dijelaskan praktisi logistik.
Logistik adalah pengaturan aliran dan penyimpanan barang beserta informasinya sampai ke pemakai: tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat.
Apa itu logistik? Logistik adalah kegiatan mengatur aliran dan penyimpanan barang beserta informasinya, dari titik asal sampai ke pemakai. Tujuannya sederhana: barang tiba dalam jumlah yang tepat, pada waktu yang tepat, dan di tempat yang tepat.
Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik "Apa itu logistik?" di Ngerti Logistik. Di sini kita bahas definisinya, contoh sehari-hari, kegiatan utamanya, dan salah paham yang sering muncul.
Bayangkan logistik sebagai "pengatur perjalanan" barang. Ia memutuskan barang disimpan di mana, diangkut kapan, dikemas seperti apa, dan dicatat bagaimana. Yang diatur bukan hanya bendanya, tetapi juga informasinya: berapa jumlahnya, di mana posisinya, dan ke mana tujuannya.
Tiga kata kunci yang perlu Anda ingat: jumlah, waktu, tempat. Barang yang datang terlambat, kurang, atau salah alamat berarti logistiknya belum berjalan baik.
KBBI daring memuat empat arti untuk kata logistik. Arti pertama adalah "pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan".
Arti kedua sampai keempat semuanya berhubungan dengan militer, misalnya segala persiapan untuk memperlengkapi pasukan dengan alat dan perbekalan. Tidak heran kalau kata "logistik" sering terdengar seperti urusan tentara, atau dipakai untuk menyebut bahan makanan saat bencana dan kegiatan lapangan.
Di dunia bisnis, rujukan yang sering dipakai adalah glosarium CSCMP (Council of Supply Chain Management Professionals), asosiasi profesional supply chain. CSCMP mendefinisikan logistics management sebagai "that part of supply chain management that plans, implements, and controls the efficient, effective forward and reverse flow and storage of goods, services and related information".
Parafrasenya: logistik adalah bagian dari manajemen rantai pasok yang merencanakan, menjalankan, dan mengendalikan aliran maju dan balik serta penyimpanan barang, jasa, dan informasinya, dari titik asal ke titik konsumsi, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Definisi akademik yang dikutip NC State University dari Martin Christopher juga menekankan hal serupa: logistik mengelola pengadaan, perpindahan, dan penyimpanan barang "and the related information flows". Jadi, dari dua sumber itu, informasi selalu ikut disebut. Hubungan logistik dengan rantai pasok dibahas khusus di artikel beda logistik dan supply chain.
Pagi ini Anda membeli sekotak masker di toko dekat rumah. Kotak itu sudah menempuh perjalanan panjang sebelum sampai di tangan Anda.
Masker selesai diproduksi dan dikemas di pabrik. Karton-karton masker lalu diangkut ke gudang distribusi. Di gudang, barang diterima, dihitung, dicek kondisinya, lalu disimpan di lokasi rak tertentu.
Setiap karton yang masuk dicatat di sistem, termasuk lokasi raknya. Saat toko memesan, petugas gudang mengambil barang sesuai pesanan, mengemasnya, memberi label, lalu menyerahkannya ke truk. Truk mengantar ke toko, dan stok di sistem diperbarui. Urutan kerja di dalam gudang ini dijelaskan rinci di 5 langkah barang di gudang.
Satu langkah saja meleset, akibatnya terasa sampai ke pembeli.
CONTOH Gudang menerima 100 karton masker, tetapi petugas lupa mencatat lokasi raknya. Di sistem stok terlihat ada, tetapi saat toko memesan, barang tidak ditemukan. Toko kehabisan masker selama dua hari, padahal barangnya ada di gudang.
Ilustrasi di atas fiktif, tetapi polanya sering terjadi: barang telat, hilang, atau rusak karena satu langkah tidak berjalan.
Cakupan logistik menurut CSCMP cukup luas. Untuk pemula, kegiatan utamanya bisa dikelompokkan menjadi enam.
Memindahkan barang dari satu titik ke titik lain dengan truk, kapal, pesawat, atau kendaraan kecil. Termasuk memilih moda, rute, dan jadwal.
Menerima, menyimpan, mengambil, dan menyiapkan barang untuk dikirim. Gudang bukan sekadar tempat menumpuk barang, melainkan titik kendali stok.
Menghitung berapa barang yang ada, kapan harus beli lagi, dan berapa banyak. Tujuannya agar barang tidak habis, tetapi juga tidak menumpuk terlalu lama.
Mengemas barang supaya aman selama perjalanan, serta memindahkannya dengan cara yang benar agar tidak rusak.
Mencatat setiap pergerakan: barang masuk, pindah lokasi, keluar, sampai diterima. Tanpa catatan yang benar, barang bisa "ada tapi tidak ketemu".
Definisi CSCMP menyebut aliran maju dan balik. Alur balik ini mencakup barang yang dikembalikan pembeli karena salah atau rusak, lalu dicek, disimpan ulang, atau dimusnahkan.
Berikut tiga salah paham yang paling sering saya dengar:
Saya Fajar, biasa dipanggil Zar. Sekitar sepuluh tahun saya bekerja di logistik, di industri teknologi, FMCG (barang konsumsi yang cepat laku), dan manufaktur. Sekarang saya bekerja sebagai logistics manager. Sehari-hari saya mengurus gudang, stok, dan pengiriman.
Di Ngerti Logistik, saya membagikan ilmu itu satu konsep per materi, dengan bahasa sederhana. Sasarannya staf gudang, admin, mahasiswa, pelaku UMKM, dan siapa saja yang sering mengirim barang. Setiap angka nyata diberi sumber, dan setiap ilustrasi diberi label CONTOH.
Kalau Anda belajar dari nol, urutan yang saya sarankan:
Logistik adalah kegiatan mengatur perjalanan barang dan informasinya, dari tempat asal sampai ke orang yang memakainya. Tujuannya agar barang tiba dalam jumlah yang benar, pada waktu yang tepat, dan di tempat yang benar. Isinya bukan hanya mengantar, tetapi juga menyimpan, mencatat, mengemas, dan mengurus barang yang dikembalikan.
KBBI daring memuat empat arti untuk kata logistik. Arti pertama adalah pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan. Arti kedua sampai keempat berkaitan dengan dunia militer, karena itu kata logistik sering terdengar seperti istilah tentara.
Contoh kegiatan logistik adalah mengangkut barang dengan truk, menerima dan menyimpan barang di gudang, menghitung stok, mengemas pesanan, mencatat setiap pergerakan barang, dan mengurus retur. Dalam kehidupan sehari-hari, semua itu terjadi sebelum sekotak masker atau sebungkus mi instan sampai di rak toko dekat rumah Anda.
Tidak sama. Pengiriman atau transportasi hanyalah salah satu bagian logistik. Logistik juga mencakup gudang, pengelolaan stok, kemasan, pencatatan informasi, dan alur balik barang seperti retur. Pengiriman memang bagian yang paling terlihat oleh pembeli, tetapi banyak pekerjaan lain terjadi sebelum dan sesudahnya.

Baru kerja di gudang? Pahami 10 istilah gudang paling sering dipakai: SKU, PO, GR, putaway, picking, packing, DO, cycle count, FIFO, dan FEFO.

Safety stock adalah stok cadangan saat permintaan naik atau pasokan telat. Pelajari faktor penentunya, rumus sederhana, dan contoh hitungnya untuk gudang.

Status paket transit berhari-hari? Pahami arti transit, apa yang terjadi di hub sortir, penyebab paket lama, dan kapan perlu menghubungi kurir dengan resi.
Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.