Kamus Logistik

Logistik vs Supply Chain: Apa Bedanya?

Apa perbedaan logistik dan supply chain? Simak definisi CSCMP, tabel perbandingan, dan analogi sederhana supaya tidak tertukar lagi. Baca penjelasannya.

Intinya

Supply chain adalah seluruh rantai dari bahan baku sampai pembeli; logistik adalah bagian di dalamnya yang mengalirkan dan menyimpan barang beserta informasinya.

Daftar isi
  1. Perbedaan logistik dan supply chain dalam satu kalimat
  2. Apa itu supply chain (rantai pasok)?
  3. Definisi CSCMP
  4. Siapa saja yang terlibat
  5. Apa itu logistik?
  6. Definisi CSCMP untuk logistics management
  7. Kegiatan yang termasuk logistik
  8. Tabel perbandingan logistik vs supply chain
  9. Analogi gampang: peta perjalanan vs menjalankan perjalanan
  10. Contoh: rantai pasok sekotak masker
  11. Kesalahan umum
  12. Ringkasan

Perbedaan logistik dan supply chain ada pada cakupannya. Supply chain (rantai pasok) adalah seluruh rantai, dari bahan baku, pabrik, distributor, sampai pembeli. Logistik adalah salah satu bagian di dalamnya, yang mengatur aliran dan penyimpanan barang beserta informasinya.

Artikel ini versi lengkap dari video 60 detik "Logistik vs supply chain" di Ngerti Logistik. Kita pakai definisi resmi, tabel perbandingan, analogi, dan satu contoh yang dekat dengan keseharian.

Perbedaan logistik dan supply chain dalam satu kalimat

Semua logistik adalah bagian dari supply chain, tetapi supply chain lebih dari sekadar logistik.

Supply chain juga mencakup keputusan seperti memilih pemasok, merencanakan produksi, dan kerja sama antarperusahaan. Logistik fokus menjalankan perpindahan dan penyimpanan barang beserta datanya.

Apa itu supply chain (rantai pasok)?

Definisi CSCMP

Rujukan yang banyak dipakai adalah glosarium CSCMP (Council of Supply Chain Management Professionals), asosiasi profesional di bidang supply chain. Definisinya diawali kalimat "Supply chain management encompasses the planning and management of all activities involved in sourcing and procurement".

Parafrasenya: supply chain management mencakup perencanaan dan pengelolaan semua kegiatan pengadaan (sourcing dan procurement), konversi (proses mengubah bahan menjadi produk), dan semua kegiatan logistik. CSCMP juga menekankan koordinasi dan kerja sama dengan mitra, serta penyatuan pengelolaan pasokan dan permintaan di dalam maupun antarperusahaan.

Dalam bahasa Indonesia, padanannya adalah rantai pasok. KBBI daring mengartikannya "semua produsen dan pemasok dalam proses manufaktur". Dalam praktik, istilah ini dipakai lebih luas sampai ke pembeli akhir.

Satu catatan singkat: orang kadang membedakan "supply chain" (rantainya) dan "supply chain management" (cara mengelolanya). Untuk memahami bedanya dengan logistik, Anda cukup ingat bahwa keduanya merujuk ke cakupan yang sama luasnya.

Siapa saja yang terlibat

Menurut CSCMP, mitra yang dikoordinasikan dalam supply chain antara lain pemasok, perantara, penyedia jasa pihak ketiga, dan pelanggan. Jadi, satu supply chain hampir selalu melibatkan banyak perusahaan, bukan satu perusahaan saja.

Apa itu logistik?

Definisi CSCMP untuk logistics management

CSCMP mendefinisikan logistics management sebagai "that part of supply chain management that plans, implements, and controls the efficient, effective forward and reverse flow and storage of goods". Kalimat lengkapnya menyebut juga jasa dan informasi terkait, dari titik asal ke titik konsumsi, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Perhatikan frasa pembukanya: "that part of supply chain management". Definisi resmi sendiri sudah menyatakan logistik adalah bagian dari supply chain. Penjelasan dasar tentang logistik ada di artikel pengertian logistik.

Kegiatan yang termasuk logistik

Menurut CSCMP, kegiatan logistik umumnya meliputi transportasi, pengelolaan armada, pergudangan, penanganan material, pemenuhan pesanan, desain jaringan, pengelolaan persediaan, perencanaan pasokan dan permintaan, serta pengelolaan penyedia jasa logistik pihak ketiga. Logistik juga bisa bersinggungan dengan pengadaan, perencanaan produksi, kemasan, dan layanan pelanggan. Gambaran lengkapnya ada di artikel ruang lingkup logistik.

Tabel perbandingan logistik vs supply chain

Aspek Supply chain Logistik
Cakupan Seluruh rantai: bahan baku, produksi, distribusi, sampai pembeli Aliran dan penyimpanan barang serta informasinya di dalam rantai itu
Kegiatan utama Pengadaan, konversi/produksi, logistik, koordinasi antarmitra Transportasi, gudang, stok, kemasan, pencatatan, retur
Contoh keputusan Memilih pemasok, menentukan jumlah produksi bulan depan Memilih rute truk, menentukan lokasi rak, menjadwalkan pengiriman
Contoh peran Perencana supply chain, staf pengadaan, perencana produksi Staf gudang, admin stok, perencana transportasi, staf pengiriman

Kolom "contoh keputusan" paling membantu. Kalau keputusannya soal apa yang dibeli, dibuat, dan dari siapa, itu ranah supply chain secara luas. Kalau soal bagaimana barang dipindahkan, disimpan, dan dicatat, itu ranah logistik.

Analogi gampang: peta perjalanan vs menjalankan perjalanan

Bayangkan Anda merencanakan mudik. Menentukan kota tujuan, siapa yang ikut, dan kapan berangkat adalah "peta perjalanan". Itulah supply chain.

Menyiapkan bagasi, memilih rute, mengisi bensin, dan memastikan semua orang sampai dengan selamat adalah "menjalankan perjalanan". Itulah logistik.

Peta yang bagus tidak berguna kalau perjalanannya kacau. Sebaliknya, perjalanan yang lancar tidak membantu kalau tujuannya salah. Keduanya saling butuh.

Contoh: rantai pasok sekotak masker

Mari kita telusuri sekotak masker dan tandai setiap kegiatannya. Urutan dan pembagian di bawah ini ilustrasi untuk memudahkan, bukan proses satu perusahaan tertentu.

CONTOH 1. Pabrik memilih pemasok kain nonwoven dan tali karet. (supply chain: pengadaan) 2. Tim perencana menetapkan produksi bulan depan berdasarkan perkiraan penjualan. (supply chain: perencanaan) 3. Bahan baku diangkut dari pemasok ke pabrik. (logistik: transportasi masuk) 4. Masker diproduksi dan dikemas per kotak. (supply chain: konversi) 5. Karton masker disimpan di gudang dan dicatat lokasinya. (logistik: pergudangan dan informasi) 6. Pesanan toko diambil, dikemas, lalu dikirim dengan truk. (logistik: pemenuhan pesanan dan transportasi) 7. Kotak penyok dikembalikan toko dan dicek ulang. (logistik: alur balik/retur)

Terlihat bahwa logistik muncul berulang kali di sepanjang rantai, tetapi tidak semua langkah adalah logistik. Barang yang masuk dan keluar gudang bisa Anda pelajari lebih lanjut di artikel inbound dan outbound.

Kesalahan umum

  1. Menyamakan keduanya. Banyak orang memakai "logistik" dan "supply chain" bergantian. Dalam obrolan santai mungkin tidak masalah, tetapi dalam pekerjaan dan wawancara kerja, bedanya perlu jelas.
  2. Menganggap supply chain hanya pembelian. Pembelian atau pengadaan memang bagian penting, tetapi CSCMP juga memasukkan konversi, logistik, dan koordinasi antarmitra.
  3. Menganggap logistik hanya transportasi. Transportasi hanya satu kegiatan. Gudang, stok, kemasan, informasi, dan retur juga logistik. Bahkan memilih moda angkut pun butuh pertimbangan, seperti dibahas di memilih moda pengiriman.

Ringkasan

  • Supply chain adalah seluruh rantai dari bahan baku sampai pembeli, termasuk pengadaan, produksi, logistik, dan kerja sama antarperusahaan.
  • Logistik adalah bagian dari supply chain yang mengalirkan dan menyimpan barang beserta informasinya.
  • Semua logistik bagian dari supply chain, tetapi tidak semua kegiatan supply chain adalah logistik.
  • Cara cepat membedakan: "apa dan dari siapa" cenderung supply chain, "bagaimana barang bergerak dan disimpan" adalah logistik.
  • Lanjutkan ke ruang lingkup logistik untuk melihat isi pekerjaan logistik lebih rinci.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah logistik bagian dari supply chain?

Ya. Glosarium CSCMP menyebut logistics management sebagai bagian dari supply chain management. Artinya semua kegiatan logistik termasuk dalam supply chain, tetapi supply chain juga mencakup kegiatan lain seperti memilih pemasok, merencanakan produksi, dan kerja sama antarperusahaan.

Apa bahasa Indonesia dari supply chain?

Padanan yang umum dipakai adalah rantai pasok. KBBI daring mencatat rantai pasok sebagai semua produsen dan pemasok dalam proses manufaktur. Dalam praktik bisnis, istilah ini dipakai lebih luas, mencakup seluruh rantai dari bahan baku sampai barang diterima pembeli.

Lebih luas mana, logistik atau supply chain?

Supply chain lebih luas. Supply chain mencakup pengadaan, produksi atau konversi, seluruh kegiatan logistik, dan koordinasi dengan mitra seperti pemasok dan pelanggan. Logistik adalah satu bagian di dalamnya yang fokus pada aliran dan penyimpanan barang serta informasinya.

Apa contoh kegiatan supply chain yang bukan logistik?

Contohnya memilih dan menilai pemasok bahan baku, bernegosiasi harga dan kontrak pembelian, merencanakan jadwal produksi di pabrik, dan menyelaraskan rencana penjualan dengan pasokan. Kegiatan ini menentukan apa yang dibuat dan dari siapa, sedangkan logistik menjalankan perpindahan dan penyimpanan barangnya.

Sumber

  1. CSCMP, Supply Chain Management Definitions and Glossary Definisi SCM (perencanaan dan pengelolaan sourcing dan procurement, conversion, dan semua kegiatan logistics management; koordinasi dengan pemasok, perantara, penyedia jasa pihak ketiga, dan pelanggan; integrasi supply dan demand di dalam dan antarperusahaan) dan definisi logistics management sebagai 'that part of supply chain management...' beserta cakupannya.
  2. NC State University, Supply Chain Resource Cooperative: Logistics Management Definisi akademik mengutip Christopher (1998): logistik mengelola pengadaan, perpindahan, dan penyimpanan material, komponen, dan barang jadi beserta aliran informasinya.
  3. KBBI VI Daring, entri 'rantai pasok' (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) Arti rantai pasok: 'semua produsen dan pemasok dalam proses manufaktur'.
▶Lebih suka versi video 60 detik?Tonton di TikTok @ngertilogistik
Ditulis olehFajar

Praktisi logistik dengan sekitar sepuluh tahun pengalaman di industri teknologi, FMCG, dan manufaktur. Menulis Ngerti Logistik supaya urusan gudang dan pengiriman bisa dipahami siapa saja.

Mau belajar logistik lebih dalam?

Follow Ngerti Logistik di TikTok, Instagram Reels, dan Facebook Reels. Penjelasan singkat setiap minggu.

Follow @ngertilogistik